Sebagai seorang profesionalKontaktor ACprodusen dan pemasok di Cina,XENHOpabrik menghadirkan kontaktor AC berkualitas tinggi, tahan lama, dan hemat biaya untuk aplikasi industri, mendukung penyesuaian OEM/ODM dan kebutuhan pengadaan massal.
Kontaktor AC (Kontaktor Elektromagnetik)adalah perangkat peralihan otomatis yang digunakan untuk mengontrol motor, saluran listrik, kapasitor, dan peralatan listrik secara berkala. Hal ini banyak diterapkan dalam distribusi daya, kontrol motor, kipas angin, pompa air, AC, sistem pengangkat dan otomasi.
Frekuensi Peralihan Tinggi: Cocok untuk pengoperasian start/stop yang sering
Kemampuan Kendali Jarak Jauh: Mudah diintegrasikan dengan PLC dan sistem otomasi
Desain Penekan Busur: Memastikan peralihan yang aman dan memperpanjang masa pakai
Struktur Modular: Perawatan mudah dan ekspansi fleksibel
Opsi Tegangan Lebar: Kompatibel dengan standar global (24V–380V AC)
Daya Tahan & Stabilitas: Dirancang untuk lingkungan industri yang keras
Kontaktor XENHO diklasifikasikan berdasarkan nomor kutub, arus pengenal, tegangan kontrol, jenis koil, aplikasi dan struktur, untuk memenuhi persyaratan kontrol yang berbeda.
| Kategori | Jenis | Spesifikasi / Rentang | Fitur & Aplikasi Utama |
|---|---|---|---|
| 1. Nomor Tiang | 3-kutub | Standar | Kontrol sirkuit utama tiga fase; digunakan untuk motor, kipas angin, pompa, dan kompresor. Paling umum dalam aplikasi industri. |
| 4-kutub | Standar | Digunakan untuk sistem tiga fase empat kabel (dengan saluran netral); diterapkan dalam distribusi tenaga listrik, penerangan, dan sistem kontrol khusus. | |
| 2-kutub | Standar | Kontrol daya satu fase; digunakan untuk peralatan rumah tangga, peralatan listrik kecil, pemanas, dan penerangan. | |
| 2. Nilai Saat Ini | Kontaktor Mini | 6A ~ 32A | Beban kecil, rangkaian kendali, penerangan, dan motor kecil. |
| Kontaktor Standar | 9A ~ 100A | Tujuan umum untuk sebagian besar motor dan peralatan industri. | |
| Kontaktor Tugas Berat | 115A ~ 800A+ | Motor berdaya tinggi, peralatan besar, aplikasi industri berat. | |
| 3. Karakteristik Kumparan | kumparan AC | 24V, 36V, 110V, 220V, 380V AC | Kontrol industri umum. |
| kumparan DC | 24V, 48V, 110V, 220VDC | Digunakan dalam otomatisasi, kontrol PLC, dan sistem DC; Menawarkan stabilitas dan anti-interferensi. | |
| Kumparan Rentang Tegangan Lebar | Bervariasi | Cocok untuk jaringan listrik yang tidak stabil; memiliki fitur anti-interferensi yang tinggi, kebisingan yang rendah, dan masa pakai yang lama. | |
| 4. Fungsi & Aplikasi | Kontaktor AC Biasa | Standar | Kontrol motor dasar dan peralihan sirkuit; digunakan untuk mesin umum, kipas angin, dan pompa. |
| Kontaktor Kapasitor | Khusus | Khusus untuk mengganti kapasitor daya; digunakan dalam lemari kompensasi daya reaktif. | |
| Membalikkan Kontaktor | Saling bertautan secara mekanis | Dua kontaktor saling bertautan untuk kontrol maju dan mundur motor. | |
| Kontaktor Waktu | Penundaan bawaan | Digunakan untuk kontrol start tertunda atau penghentian tertunda. | |
| 5. Kontak Tambahan | Dasar | 1TIDAK + 1NC | Memberikan kontrol dasar dan umpan balik sinyal. |
| Multi-kutub | 2NO + 2NC atau lebih | Cocok untuk sirkuit kontrol yang kompleks, interlock, dan sistem sinyal. | |
| Pengaya | Ekspansi modular | Ekspansi yang fleksibel; nyaman untuk pemeliharaan dan penggantian. | |
| 6. Perlindungan & Fitur | Konvensional | Struktur terbuka | Desain standar untuk pemasangan di lemari kontrol. |
| Tersegel / Tahan Debu | Peringkat perlindungan tinggi | Ketahanan lingkungan yang kuat; digunakan dalam kondisi kerja yang keras (debu, lembab). | |
| Kontaktor Senyap | Desain kebisingan rendah | Cocok untuk lingkungan yang sensitif terhadap kebisingan seperti gedung, pusat komersial, dan perkantoran. |
Q1: Apa perbedaan antara kontaktor AC dan DC?
J: Kontaktor AC menggunakan kumparan AC dan dirancang untuk sistem arus bolak-balik, sedangkan kontaktor DC dioptimalkan untuk sirkuit DC dengan penekanan dan stabilitas busur yang lebih baik.
Q2: Bagaimana cara memilih kontaktor AC yang tepat?
A: Pertimbangkan: Nilai arus & tegangan; jenis beban (motor, kapasitor, resistif); tegangan koil; jumlah tiang dan lingkungan kerja.
Q3: Dapatkah kontaktor AC digunakan untuk perlindungan motor?
J: Mereka mengontrol motor tetapi harus digunakan dengan relai beban berlebih termal untuk perlindungan.